Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali, Indonesia. (agoda.com)
BALI - Pulau Bali memang identik dengan pantai dan pura, namun ada satu destinasi wisata alam yang juga menarik untuk dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana hutan alami sambil melihat satwa liar dari dekat. Tempat tersebut adalah Sangeh Monkey Forest yang berada di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Objek wisata ini dikenal sebagai kawasan hutan lindung yang dihuni ratusan monyet ekor panjang. Suasananya masih asri dengan pepohonan tinggi yang membuat udara di sekitar terasa sejuk. Tidak sedikit wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke lokasi ini untuk menikmati pengalaman berjalan kaki di tengah hutan sambil berinteraksi dengan monyet liar yang hidup bebas di kawasan tersebut.
Baca juga: Pelukan Alam di Pantai Bugel: Pelarian Sempurna dari Riuh Rendah Dunia!
Lokasinya berada sekitar 35 menit perjalanan dari kawasan Ubud dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses menuju lokasi juga cukup mudah karena sudah tersedia jalan utama yang memadai serta area parkir yang luas.
Wisata ini cocok dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari keluarga, pasangan, hingga wisatawan yang menyukai wisata alam dan fotografi. Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana tenang yang berbeda dibanding kawasan wisata Bali yang ramai.
Anak-anak biasanya menyukai pengalaman melihat monyet dari dekat. Namun, orang tua tetap perlu mengawasi karena satwa di kawasan ini hidup liar meskipun sudah terbiasa dengan manusia.
Selain itu, lokasi ini juga cocok bagi wisatawan yang ingin mencari spot foto alami. Jalan setapak di tengah hutan, pohon-pohon besar yang menjulang tinggi, serta area pura di dalam kawasan membuat tempat ini terlihat unik dan fotogenik.
Baca juga: Melihat Keindahan Gua Cermin di Labuan Bajo, Jika Beruntung Bisa Ketemu Monyet Loncat
Bagi pecinta budaya Bali, tempat ini juga menarik karena di dalam kawasan hutan terdapat Pura Bukit Sari yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat setempat. Pura tersebut disebut telah berdiri sejak abad ke-17 dan menjadi bagian penting dari kawasan wisata Sangeh.
Berbeda dari monkey forest lainnya di Bali, kawasan Sangeh terkenal dengan hutan pala atau pohon pala besar yang sudah berusia ratusan tahun. Pepohonan tinggi tersebut membuat suasana kawasan terasa teduh dan alami.
Luas kawasan hutannya mencapai sekitar 10 hingga 14 hektare dan menjadi habitat bagi ratusan monyet abu-abu ekor panjang. Wisatawan dapat melihat monyet bergelantungan di pohon, bermain di jalan setapak, hingga berenang di area kolam dekat pura.
Baca juga: Lindungi Satwa Liar, Begini Cara Jaga Hutan Tetap Hidup di Tengah Krisis Iklim
Banyak wisatawan memilih datang pada pagi atau sore hari karena udara terasa lebih nyaman dan monyet biasanya lebih aktif. Suasana pagi di lokasi juga relatif lebih tenang sehingga cocok untuk berjalan santai sambil menikmati alam.
Harga Tiket Masuk Masih Relatif Terjangkau
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparda.baliprov