Anti Gabut Sebelum Buka Puasa, Rekomendasi Tempat Ngabuburit Seru di Bali, Dari Taman Kota hingga Spot Sunset
BALI - Menjelang bulan Ramadhan, satu aktivitas yang selalu punya tempat di hati banyak orang adalah ngabuburit tradisi mengisi waktu sore sebelum berbuka puasa dengan kegiatan santai, jalan-jalan, atau berburu takjil. Walau istilah ini identik dengan kota-kota di Jawa, Bali juga punya banyak titik yang cocok untuk menghabiskan waktu menjelang magrib, mulai dari taman kota, kawasan budaya, hingga pantai dengan panorama matahari terbenam.
Ngabuburit sendiri pada dasarnya adalah cara masyarakat memanfaatkan waktu sebelum berbuka dengan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau menikmati suasana sekitar. Fenomena ini umum ditemui di berbagai kota karena menjelang berbuka biasanya orang memilih tempat yang menawarkan kenyamanan, hiburan, atau kuliner.
Di Bali, provinsi yang terkenal dengan pariwisata alam dan budayanya pilihan lokasi untuk ngabuburit terbilang beragam. Tidak hanya menawarkan suasana santai, tetapi juga pengalaman visual dan sosial yang membuat waktu menunggu azan terasa lebih cepat berlalu. Rekomendasi tempat yang sering dijadikan pilihan ngabuburit sekaligus punya nilai rekreasi yang kuat, seperti berikut:
Baca juga: Cari Foto Kece Sambil Nunggu Buka? Cek 5 Lokasi Ngabuburit Estetik di Jambi
Suasana taman seperti biasanya ramai menjelang petang karena orang datang untuk duduk santai, jogging ringan, atau sekadar menikmati udara terbuka. Pola aktivitas tersebut mirip dengan kebiasaan warga di berbagai kota lain yang menjadikan taman sebagai lokasi menunggu berbuka karena teduh dan mudah diakses.
- Taman Kumbasari di Denpasar. Area ini dulunya merupakan kawasan sungai yang kurang terawat, kemudian ditata ulang menjadi taman yang nyaman dan strategis di antara pasar tradisional sehingga ramai dijadikan tempat berkumpul anak muda.
- Tak jauh berbeda, Inspiration Park Mertasari di kawasan Sanur juga menarik dikunjungi sore hari. Taman ini berada dekat pantai dengan hamparan pasir putih serta menyediakan area bermain anak dan spot foto, menjadikannya tempat yang santai untuk menunggu waktu berbuka.
- Selain taman, pusat seni seperti Taman Werdhi Budaya Art Centre di Denpasar juga dapat menjadi opsi ngabuburit yang sedikit berbeda. Kompleks seluas sekitar lima hektare ini berfungsi sebagai tempat pertunjukan seni, pameran, hingga festival budaya tahunan sehingga pengunjung dapat berjalan-jalan sambil menikmati atmosfer budaya lokal.
Ngabuburit di tempat seperti ini memberi pengalaman yang lebih edukatif bukan sekadar menunggu waktu, tetapi juga menyerap unsur budaya Bali yang kental melalui arsitektur maupun kegiatan seni yang berlangsung.
- Di pusat Kota Denpasar, kawasan Monumen Bajra Sandhi kerap direkomendasikan sebagai destinasi ngabuburit karena memiliki taman luas dan jalur jogging yang nyaman. Pengunjung juga bisa melihat pameran sejarah atau memanfaatkan fasilitas perpustakaan di area tersebut. Konsep tempat seperti ini cocok untuk mereka yang ingin ngabuburit tanpa sekadar duduk ada ruang untuk berjalan santai sekaligus menambah wawasan.
- Jika ingin suasana berbeda, Sangeh Monkey Forest menawarkan pengalaman melihat satwa sekaligus menikmati kawasan hijau. Lokasi ini menjadi alternatif karena pengunjung dapat berinteraksi dengan kera jinak dan melihat berbagai jenis satwa lain dengan biaya masuk yang relatif terjangkau.
- Pilihan lainnya adalah Kebun Raya Bali di Bedugul. Kebun botani terbesar di Indonesia ini memiliki koleksi ribuan spesies tanaman serta fungsi edukasi dan rekreasi sehingga cocok untuk jalan santai di udara sejuk pegunungan sebelum berbuka.
Walau jaraknya lebih jauh dari pusat kota, pengalaman suasana alam yang tenang sering menjadi alasan orang memilih tempat seperti ini untuk ngabuburit versi santai.
Tidak bisa dipungkiri, Bali identik dengan pantai. Menjelang senja, area pesisir biasanya menjadi titik favorit karena menghadirkan pemandangan matahari terbenam yang dramatis cocok untuk menunggu waktu berbuka.
- Pantai Pandawa di kawasan selatan misalnya, dikenal sebagai destinasi wisata populer dengan garis pantai panjang yang diapit tebing serta dihiasi patung tokoh Pandawa. Lokasinya yang terbuka membuat tempat ini menarik untuk menikmati panorama laut sore hari.
- Sementara itu, Dreamland atau New Kuta Beach di Semenanjung Bukit juga ramai dikunjungi karena reputasinya sebagai pantai populer sejak lama. Selain menjadi tempat berselancar, kawasan ini memiliki fasilitas wisata yang berkembang sehingga cocok untuk duduk santai sambil menunggu matahari tenggelam.
Pengalaman ngabuburit di pantai sering dipilih karena memberikan sensasi visual yang kuat perubahan warna langit hingga suara ombak menciptakan suasana reflektif menjelang waktu berbuka.
Beberapa kawasan wisata besar juga dapat menjadi opsi ngabuburit, terutama jika ingin suasana lebih meriah. Salah satunya Garuda Wisnu Kencana Cultural Park di Badung, taman budaya seluas sekitar 60 hektare yang menampilkan patung monumental serta ruang terbuka untuk pertunjukan atau acara besar.
Area luas dan fasilitasnya memungkinkan pengunjung berjalan santai menjelang sore. Tempat seperti ini memberi pengalaman ngabuburit yang tidak hanya santai tetapi juga monumental secara visual.
Baca juga: Bosan di Rumah? Ini 3 Spot Ngabuburit Hits di Jakarta yang Wajib Kamu Kunjungi Ramadhan Tahun Ini!
Pilihan lain yang tak kalah ramai adalah Bali Zoo di Gianyar. Kebun binatang ini menampung ratusan satwa dari puluhan spesies dan menjadi destinasi rekreasi keluarga. Data kunjungan menunjukkan tempat ini bisa menarik ratusan hingga ribuan pengunjung per hari tergantung momen libur, menandakan popularitasnya sebagai lokasi rekreasi.
Ngabuburit di tempat wisata keluarga seperti ini biasanya dipilih oleh pengunjung yang membawa anak atau ingin aktivitas lebih interaktif.
Salah satu esensi ngabuburit adalah berburu makanan. Kawasan taman kota atau ruang publik yang berdekatan dengan pasar tradisional seperti area sekitar Taman Kumbasari biasanya memudahkan akses ke pedagang kuliner.
Fenomena berburu jajanan sore sebelum berbuka juga lazim terjadi di berbagai daerah karena keramaian pedagang takjil menciptakan suasana sosial yang meriah.
Dengan kata lain, lokasi ngabuburit ideal sering kali bukan hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga peluang menemukan makanan untuk berbuka tanpa harus berpindah tempat.
Tradisi ngabuburit bukan sekadar aktivitas individual, melainkan pengalaman sosial yang mempertemukan banyak orang di ruang publik. Ada yang memilih tempat ramai untuk menikmati atmosfer kebersamaan, sementara yang lain lebih suka lokasi tenang untuk refleksi diri.
Di Bali, keberagaman pilihan tempat dari taman hingga pantai memperlihatkan bagaimana aktivitas ini beradaptasi dengan karakter wilayah wisata. Ngabuburit menjadi jembatan antara praktik religius dan gaya hidup rekreasi modern.
Baca juga: Kilas Balik Pesona Khazanah Ramadan, Inspirasi Ngabuburit Seru yang Layak Hadir Lagi
Bali mungkin tidak selalu diasosiasikan dengan tradisi Ramadhan, tetapi pulau ini tetap menawarkan banyak opsi ngabuburit yang menarik. Taman kota menyediakan ruang santai murah meriah, kawasan budaya memberi pengalaman edukatif, destinasi wisata alam menawarkan ketenangan, sementara pantai menghadirkan panorama senja yang ikonik.
Dengan banyaknya pilihan tersebut, ngabuburit di Bali bisa disesuaikan dengan gaya masing-masing, mau santai low budget, jalan edukatif, atau sekadar menikmati langit sore sebelum berbuka. Pada akhirnya, inti ngabuburit tetap sama yaitu menikmati waktu, berbagi suasana, dan menunggu momen berbuka dengan cara yang berkesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber