Senin, 16 MARET 2026 • 09:45 WIB

Cegah Hoaks Sejak Anak-Anak, Pemkab Buleleng Gelar Sosialisasi Media Sosial di SD

Author

Diskominfosanti Buleleng Edukasi Siswa SDN 4 Kaliuntu Gunakan Media Sosial Secara Bijak (adm buleleng)

BALI - Upaya meningkatkan literasi digital sejak usia dini terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng, pemerintah daerah menggelar kegiatan sosialisasi tentang penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula SDN 4 Kaliuntu, Singaraja, pada Kamis (12/3).

Sosialisasi ini menyasar siswa dari berbagai jenjang kelas, mulai dari kelas satu hingga kelas enam. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara positif serta membekali mereka dengan kemampuan mengenali informasi yang benar di tengah maraknya penyebaran berita palsu atau hoaks di internet.

Baca juga: Prancis Siap Larang Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfosanti Buleleng, Komang Ery Marta Pariata, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa anak-anak saat ini sudah sangat akrab dengan teknologi digital. Banyak dari mereka telah mengenal berbagai platform media sosial meskipun masih berada di usia sekolah dasar. Oleh karena itu, edukasi mengenai penggunaan media sosial yang benar perlu diberikan sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

Dalam pemaparannya, ia mengingatkan para siswa agar tidak sembarangan mempercayai informasi yang mereka temui di media sosial. Menurutnya, sikap kritis perlu dilatih sejak kecil, terutama ketika membaca atau menerima berita yang beredar di internet.

Ia juga menekankan bahwa sebelum membagikan sebuah informasi kepada orang lain, pengguna media sosial harus memastikan terlebih dahulu kebenaran berita tersebut. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan sumber informasi dan memastikan apakah berita tersebut berasal dari media yang jelas dan dapat dipercaya.

Selain itu, para siswa juga diajarkan mengenali unsur dasar dalam sebuah berita melalui konsep 5W1H, yaitu what (apa), where (di mana), when (kapan), who (siapa), why (mengapa), dan how (bagaimana). Unsur tersebut merupakan bagian penting yang biasanya terdapat dalam berita yang disusun secara benar dan profesional.

Baca juga: BGN Ingatkan Pengelola Program Makan Bergizi Gratis Tidak Terpancing Narasi di Media Sosial

“Anak-anak perlu belajar membedakan informasi yang benar dengan yang menyesatkan. Salah satu cara sederhana adalah dengan melihat apakah sebuah berita memiliki unsur 5W1H,” jelasnya di hadapan para siswa.

Kegiatan sosialisasi ini dikemas secara menarik dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta yang masih berusia muda. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi diskusi, menjawab pertanyaan, hingga berbagi pengalaman mengenai penggunaan media sosial yang mereka ketahui.

Pendekatan yang komunikatif tersebut membuat suasana kegiatan berlangsung lebih hidup. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam berbagai sesi tanya jawab sehingga pemahaman mereka mengenai literasi digital dapat terbentuk dengan lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kesadaran tentang pentingnya penggunaan media sosial secara bijak dapat tumbuh sejak usia dini. Anak-anak diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital secara positif dan bertanggung jawab.

Selain itu, literasi digital yang baik juga diharapkan dapat membantu generasi muda terhindar dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten negatif lainnya yang kerap beredar di dunia maya.

Dengan bekal pemahaman tersebut, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi serta mampu berkontribusi menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi semua orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU