Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 09:35 WIB

Kick Off SERAMBI 2026 Resmi Digelar, Wawali Denpasar Kukuhkan Edukator Dewata dari Kalangan Anak Muda

Author

Wawali Arya Wibawa Resmikan Edukator Dewata pada Kick-Off SERAMBI BI 2026 di Bali (humasdps)

BALI - Pemerintah Kota Denpasar bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali resmi memulai rangkaian Semarak Rupiah Ramadhan, Hari Raya Nyepi, dan Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2026. Kegiatan yang dikemas dalam Kick Off SERAMBI 2026 tersebut berlangsung di kawasan depan Museum Bajra Sandhi, Renon, Kamis (19/2) pagi, dan dirangkaikan dengan peresmian Edukator Dewata, sebuah program edukasi keuangan yang melibatkan generasi muda Bali.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melalui penyematan selempang kepada perwakilan pemuda yang terpilih menjadi Edukator Dewata. Langkah ini menjadi simbol dimulainya peran aktif kaum muda dalam mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan, khususnya mengenai pemahaman dan kecintaan terhadap rupiah.

Baca juga: Toko Perabot di Tebo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr. I Wayan Ekadina, jajaran Forkopimda, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali, FKUB, organisasi kepemudaan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas konsistensi BI menghadirkan SERAMBI sebagai upaya nyata memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, momen seperti Nyepi dan Idul Fitri selalu diiringi peningkatan kebutuhan uang kartal, sehingga layanan penukaran resmi menjadi sangat penting.

Ia menegaskan, program SERAMBI bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk komitmen menjaga ketersediaan rupiah yang layak edar dan terpercaya. Pemerintah Kota Denpasar pun mendorong masyarakat agar memanfaatkan layanan penukaran uang melalui jalur resmi yang telah disediakan, demi menghindari peredaran uang palsu maupun praktik penukaran ilegal.

Tak hanya itu, Arya Wibawa juga menyambut positif kehadiran Edukator Dewata. Menurutnya, pelibatan generasi muda menjadi strategi efektif untuk menyampaikan pesan literasi keuangan secara lebih luas dan relevan. Para edukator ini diharapkan mampu menyosialisasikan program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat Bali, mulai dari mengenali ciri keaslian uang, cara merawat uang agar tetap layak edar, hingga pentingnya menukar pecahan kecil di tempat resmi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa Kick Off SERAMBI 2026 merupakan langkah awal dalam mempersiapkan layanan penukaran uang menjelang perayaan hari besar keagamaan. Program ini akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 13 Februari hingga 13 Maret 2026.

Erwin memaparkan, kebutuhan uang kartal masyarakat Bali menjelang periode tersebut diproyeksikan meningkat sekitar enam persen. Secara nominal, kebutuhan diperkirakan mencapai Rp3,3 triliun, dengan dominasi pecahan besar sekitar Rp3,1 triliun, sementara sisanya merupakan pecahan kecil yang umumnya dibutuhkan untuk transaksi harian maupun tradisi keagamaan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BI Bali menyiapkan 43 titik penukaran uang yang tersebar di berbagai wilayah. Layanan ini melibatkan 12 bank dengan total 169 titik pelayanan penukaran. Skema ini dirancang agar akses masyarakat terhadap uang layak edar semakin mudah, aman, dan terorganisir.

Selain fokus pada layanan penukaran, BI Bali juga mengintegrasikan program edukasi dalam rangkaian SERAMBI 2026. Kehadiran Edukator Dewata menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus alat transaksi yang harus dihargai dan dirawat dengan baik.

Baca juga: Solidaritas Malam Tahun Baru: Pemprov DKI dan Warga Jakarta Galang Dana Miliaran Rupiah untuk Sumatra

Pada kesempatan yang sama, BI Bali turut menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 400 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga menjelang hari raya, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman Bali.

Melalui SERAMBI 2026, kolaborasi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, perbankan, dan generasi muda diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat literasi keuangan masyarakat. Dengan langkah ini, kebutuhan uang kartal terpenuhi, edukasi berjalan, dan semangat persatuan tetap terjaga di Pulau Dewata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU