Kamis, 29 JANUARI 2026 • 11:50 WIB

Potensi Besar, Wirausaha Muda Singaraja Ajak Generasi Muda Garap Peluang di Buleleng

Author

Potensi Besar, Wirausaha Muda Singaraja Ajak Generasi Muda Garap Peluang di Buleleng (adm buleleng)

BALI - Wirausaha di Kabupaten Buleleng dinilai makin terbuka lebar, terutama bagi generasi muda yang berani ambil peluang. Hal ini disampaikan Ketua Umum Wirausaha Muda Singaraja, Gede Pasek Reksa Saputra, usai mengikuti dialog interaktif di salah satu stasiun radio di Singaraja, Kamis (29/1).

Menurut Gede Pasek, berbagai kebijakan pemerintah pusat belakangan ini membawa angin segar bagi dunia usaha. Salah satu yang paling terasa adalah kemudahan akses permodalan, yang kini dinilai jauh lebih ramah dibandingkan beberapa tahun lalu. Kondisi ini membuka peluang besar bagi anak muda untuk mulai terjun ke dunia wirausaha tanpa harus terbentur masalah modal sejak awal.

Baca juga: Pemkab Tanjab Barat Setop Izin Baru Alfamart dan Indomaret, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

Ia menilai, jika peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik, maka jumlah wirausaha baru di Buleleng berpotensi terus meningkat. Terlebih, generasi muda saat ini dinilai lebih adaptif terhadap perubahan dan teknologi, sehingga memiliki modal penting untuk bersaing.

Tak hanya soal permodalan, Gede Pasek juga menyoroti besarnya potensi sumber daya yang dimiliki Buleleng. Ia menyebut sektor pertanian, kelautan, dan pariwisata masih menyimpan peluang yang sangat luas untuk digarap oleh pelaku usaha lokal. Sayangnya, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.

Ia menambahkan, dalam audiensi antara Wirausaha Muda Singaraja dengan Bupati Buleleng, turut dibahas blueprint pembangunan daerah ke depan. Menurutnya, arah pembangunan tersebut penting untuk dipahami oleh para wirausaha agar usaha yang dijalankan sejalan dengan kebijakan daerah dan potensi yang ingin dikembangkan pemerintah.

Namun demikian, Gede Pasek menilai tantangan utama dunia wirausaha di Buleleng saat ini bukan lagi semata soal modal. Pola pikir dan mentalitas justru menjadi faktor penentu. Ia mengungkapkan, masih banyak peluang usaha di Buleleng yang akhirnya dikelola pihak luar karena masyarakat lokal belum cukup berani atau siap untuk terjun langsung.

Padahal, UMKM lokal dinilai memiliki banyak keunggulan. Mulai dari pemahaman kondisi lapangan, fleksibilitas, hingga kemampuan beradaptasi yang cepat. Kehadiran brand besar, menurutnya, seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang untuk berkolaborasi dan tumbuh bersama.

Melalui Wirausaha Muda Singaraja, Gede Pasek menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan kewirausahaan hingga ke tingkat desa. Ia berharap anak-anak muda di desa mampu lebih jeli melihat peluang usaha di sekitar mereka, memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial, serta membangun jejaring melalui komunitas.

Baca juga: Kolaborasi Layanan Publik dan UMKM, Kota Malang Perkuat Kebutuhan Dasar dan Ekonomi Lokal

Dengan kolaborasi, inovasi, dan keberanian mengambil langkah, Gede Pasek optimistis wirausaha muda Buleleng mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus tuan rumah di tanah sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU