Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 20 APRIL 2026 • 09:25 WIB

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep, Perkuat Spiritualitas dan Harmoni

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep, Perkuat Spiritualitas dan HarmoniPemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep (humasdps)

BALI - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Hari Suci Tumpek Landep yang jatuh pada Sabtu (18/4). Kegiatan sakral ini berlangsung di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, dengan suasana penuh kekhusyukan dan makna spiritual yang mendalam.

Persembahyangan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama sejumlah pejabat daerah. Tampak pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Wibawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Baca juga: Ngaben di Bali: Bukan Sekedar Pembakaran Jenazah, Tapi Ada Makna Suci di Baliknya

Dalam prosesi tersebut, Wali Kota Jaya Negara turut mengikuti rangkaian upacara, termasuk ritual penyucian pusaka keris yang menjadi bagian penting dalam perayaan Tumpek Landep. Tradisi ini tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga sarat dengan makna filosofis tentang penyucian diri dan peningkatan kualitas batin.

Jaya Negara menjelaskan bahwa peringatan Tumpek Landep secara rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar sebagai wujud peningkatan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Menurutnya, hari suci ini menjadi momentum refleksi untuk membersihkan pikiran, memperkuat spiritualitas, serta menyucikan berbagai sarana penunjang kehidupan, termasuk teknologi yang digunakan sehari-hari.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya memaknai “landep” sebagai simbol ketajaman pikiran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan pikiran yang jernih dan tajam, diharapkan seluruh jajaran pemerintah mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Jaya Negara juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Hal tersebut sejalan dengan ajaran Tri Hita Karana yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

Baca juga: Aksi Kemanusiaan di Bulan Suci: Lazismu Aceh Utara Salurkan Takjil bagi Penyintas Bencana Hidrometeorologi

“Momentum Tumpek Landep ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas diri serta memperkuat harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa rangkaian upacara dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Kompyang Beji.

Ia menambahkan, persembahyangan bersama ini tidak hanya menjadi bentuk penguatan spiritual, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Pemkot Denpasar. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan kinerja pelayanan publik semakin solid dan harmonis.

Melalui pelaksanaan Tumpek Landep ini, Pemkot Denpasar kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai spiritual sebagai fondasi pembangunan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep, Perkuat Spiritualitas dan Harmoni

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!