Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 08:50 WIB

Wakil Wali Kota Denpasar Hadiri Prosesi Suci di Sidakarya, Tegaskan Spirit Kebersamaan

Wakil Wali Kota Denpasar Hadiri Prosesi Suci di Sidakarya, Tegaskan Spirit KebersamaanWawali Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pura Segara Giri Wisesa Sidekarya (humasdps)

BALI - Kehadiran Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam prosesi Mendem Pedagingan yang menjadi bagian dari rangkaian Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih di Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya, memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan yadnya tersebut. Upacara yang digelar bertepatan dengan Rahina Tilem Kawolu pada Senin (16/2) itu berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur masyarakat adat serta jajaran pemerintahan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Arya Wibawa tampak mengikuti jalannya prosesi bersama sejumlah tokoh yang turut hadir, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali, pimpinan komisi DPRD Kota Denpasar, organisasi perangkat daerah terkait, Bendesa Adat, serta warga pengempon pura. Suasana kebersamaan terlihat jelas sejak awal rangkaian upacara, mencerminkan kuatnya keterikatan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga tradisi spiritual yang diwariskan turun-temurun.

Baca juga: Kwamki Narama Kembali Kondusif, Ritual Adat Patah Panah Satukan Kelompok Dang dan Newegalen

Pada kesempatan itu, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya karya suci tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya bentuk pelestarian nilai keagamaan, tetapi juga cerminan keharmonisan sosial yang tumbuh dari rasa gotong royong. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara tulus dalam setiap tahap persiapan hingga pelaksanaan menjadi bukti nyata kekuatan solidaritas yang masih terjaga dengan baik.

Ia juga menekankan bahwa kebersamaan yang dibangun dalam kegiatan yadnya memiliki makna lebih luas, terutama dalam menguatkan semangat persatuan. Prinsip kebersamaan yang dipegang, lanjutnya, sejalan dengan filosofi Vasudhaiva Kutumbakam yang mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar. Nilai tersebut dianggap relevan dalam membangun kehidupan sosial yang rukun sekaligus memperkuat fondasi budaya di tengah perkembangan kota.

Lebih jauh, Arya Wibawa menilai sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat merupakan elemen penting dalam memastikan kegiatan keagamaan berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini bukan hanya mendukung kelancaran upacara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga identitas budaya Denpasar. Baginya, pembangunan kota tidak semata soal infrastruktur, melainkan juga tentang merawat tradisi dan nilai luhur yang menjadi karakter masyarakat.

Sementara itu, Bendesa Adat Sidakarya, Ketut Suka, menjelaskan bahwa pelaksanaan Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih di pura tersebut dilakukan setelah proses perbaikan pelinggih yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Pembenahan itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pengempon dalam memastikan tempat suci tetap terjaga kesuciannya sebelum kembali digunakan dalam aktivitas persembahyangan.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kehadiran pemerintah kota dalam prosesi tersebut. Menurutnya, partisipasi pemimpin daerah memberikan semangat tambahan bagi masyarakat yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan upacara. Selain itu, kehadiran tersebut juga dianggap sebagai wujud perhatian terhadap kehidupan spiritual masyarakat adat.

Ketut Suka berharap rangkaian yadnya yang telah dilaksanakan dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak, baik bagi masyarakat setempat maupun lingkungan sekitar. Ia meyakini bahwa setiap pelaksanaan karya suci memiliki tujuan untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan, tidak hanya dalam konteks spiritual tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Baca juga: Penyanyi Feby Putri Resmi Dipersunting Kekasih, Gelar Pernikahan Adat Bugis di Makassar

Pelaksanaan upacara itu pun berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan hingga akhir prosesi. Kehadiran berbagai unsur masyarakat serta pemerintah memperlihatkan bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan, saling melengkapi dalam menjaga jati diri daerah. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan dan budaya tetap menjadi landasan penting dalam kehidupan masyarakat Denpasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Denpasar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wakil Wali Kota Denpasar Hadiri Prosesi Suci di Sidakarya, Tegaskan Spirit Kebersamaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!