BALI - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melakukan kunjungan langsung ke sejumlah banjar di wilayah Kecamatan Denpasar Timur pada Senin (2/3) malam. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan karya ogoh-ogoh yang dibuat oleh Sekehe Teruna Teruni (STT) yang berhasil masuk dalam nominasi 16 besar pada Kasanga Festival Icaka Warsa 1948 Tahun 2026.
Dalam agenda tersebut, Arya Wibawa bersama rombongan menyambangi lima banjar yang menjadi perwakilan peserta. Rute kunjungan diawali di Banjar Abian Kapas Tengah dan Banjar Abian Kapas Kaja yang berada di wilayah Kelurahan Sumerta. Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan menuju Banjar Ceramcam di Kelurahan Kesiman. Kunjungan kemudian berlanjut ke Banjar Tembawu Kelod di kawasan Penatih, dan diakhiri di Banjar Kesambi, Desa Kesiman Kertalangu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali dari daerah pemilihan Kota Denpasar seperti I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan AA Istri Paramita Dewi. Hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, serta berbagai undangan lainnya.
Arya Wibawa menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan karya ogoh-ogoh dari para peserta yang telah berhasil menembus tahap 16 besar. Menurutnya, pemantauan ini penting untuk memastikan seluruh peserta benar-benar siap menampilkan karya terbaiknya saat pawai berlangsung.
Selain itu, kunjungan tersebut juga dimaksudkan sebagai bentuk dukungan moral dari pemerintah daerah kepada para generasi muda yang tergabung dalam STT. Ia berharap, perhatian dan semangat yang diberikan dapat memotivasi mereka agar semakin maksimal dalam menampilkan kreativitas pada saat pawai Kasanga Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Maret mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa mengungkapkan apresiasinya terhadap kreativitas para pemuda Denpasar. Ia menilai karya ogoh-ogoh yang dibuat tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, setiap karya yang ditampilkan memiliki keunikan dan karakter tersendiri. Meski dalam setiap perlombaan pasti akan ada pemenang, ia menegaskan bahwa semua karya yang dihasilkan oleh STT di Kota Denpasar patut mendapat penghargaan atas kreativitas dan kerja keras yang telah dicurahkan.
Lebih jauh, Arya Wibawa juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Ia menyebutkan bahwa berbagai gagasan, masukan, serta aspirasi dari kalangan yowana akan menjadi perhatian pemerintah kota dalam merancang berbagai program pembangunan ke depan.
Baca juga: Festival Budaya “Katong Orang Basudara” Pererat Persaudaraan Warga Ambon
Tidak hanya meninjau kesiapan ogoh-ogoh, dalam dialog bersama para anggota STT Arya Wibawa juga membuka ruang diskusi mengenai kreativitas anak muda dan bagaimana potensi tersebut dapat terus dikembangkan.
Di akhir kunjungannya, Arya Wibawa turut mengingatkan seluruh anggota STT serta masyarakat Kota Denpasar untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan selama rangkaian perayaan menjelang Hari Raya Nyepi. Terlebih saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh dalam Kasanga Festival maupun saat malam pengerupukan.
Ia berharap seluruh kegiatan budaya tersebut dapat berjalan dengan tertib, meriah, sekaligus tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Dengan demikian, perayaan tradisi yang menjadi bagian penting dari budaya Bali ini dapat berlangsung dengan baik serta memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang menyaksikannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar