Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 MARET 2026 • 12:30 WIB

Pantauan Harga Cabai di Pasar Tradisional Bali: Update Terbaru, Tren Pekan Ini dan Faktor Penyebab

Pantauan Harga Cabai di Pasar Tradisional Bali: Update Terbaru, Tren Pekan Ini dan Faktor PenyebabIlustrasi Cabai

BALI - Harga cabai di pasar tradisional Bali pada awal Februari 2026 menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan antar jenisnya. Data terbaru yang dirilis oleh Sistem Pemantauan Pangan Strategis (SP2KP) Kementerian Perdagangan mencatat bahwa sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan harga meskipun beberapa masih berada pada level yang lebih rendah dibandingkan puncak harga sebelumnya. Data ini menjadi acuan bagi pedagang, konsumen, dan pemerintah dalam memahami dinamika pasar pangan di Provinsi Bali.

Harga Cabai Per 3 Februari 2026 di Bali

Menurut SP2KP Kemendag, harga berbagai jenis cabai di Bali pada tanggal 3 Februari 2026 pukul 17:55 WIB adalah sebagai berikut:

  • Cabai rawit (cayenne pepper): sekitar Rp66.917 per kg (naik sekitar 2,99 % dibandingkan data sebelumnya).
  • Cabai merah keriting: sekitar Rp30.944 per kg (naik sekitar 2,77 %).
  • Cabai merah besar: sekitar Rp29.417 per kg (naik sekitar 2,92 %).

Kenaikan persentase ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap komoditas cabai di Bali mulai bergerak meningkat setelah sebelumnya beberapa jenis sempat cenderung stabil atau turun. Pergerakan harga ini juga mencerminkan dinamika pasokan cabai di pasar lokal yang dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal.

Baca juga: Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun, Bapanas Pantau Stabilitas Pangan Nasional

Perbandingan dengan Periode Sebelumnya. Bulan Desember 2025, sebelumnya pada 19 Desember 2025, data SP2KP menunjukkan beberapa jenis cabai justru mengalami sedikit penurunan atau stagnan:

  • Cabai rawit: Rp65.167 per kg (sedikit turun 0,21 %).
  • Cabai merah keriting: Rp50.306 per kg (turun 0,98 %).
  • Cabai merah besar: Rp41.528 per kg (stabil).

Perbandingan data:
1 Cabai rawit pada Februari 2026 (±Rp66.917/kg) sedikit lebih tinggi dibandingkan Desember 2025 (±Rp65.167/kg).
2 Namun cabai merah keriting dan cabai merah besar di awal Februari berada pada level harga yang lebih rendah dibandingkan Desember 2025, menunjukkan adanya pergeseran tren yang perlu dicermati oleh pelaku usaha dan konsumen. 

Harga cabai, seperti komoditas pangan lainnya, dipengaruhi oleh sejumlah faktor mendasar yang saling berkaitan. Berikut ini beberapa penyebab utama yang berkontribusi pada naik-turunnya harga cabai di Bali:

1. Faktor Cuaca dan Musim Panen

Cuaca sangat berpengaruh terhadap produksi cabai. Curah hujan tinggi, banjir, atau periode kekeringan yang ekstrem dapat mengganggu proses pertumbuhan hingga panen, sehingga jumlah pasokan di pasar menipis. Sebagai contoh, data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali sebelumnya menunjukkan bahwa curah hujan tinggi di akhir tahun membuat pasokan cabai rawit dan bawang di tingkat petani menurun, yang mendorong harga di pasar naik tajam.

2. Rantai Distribusi dan Logistik

Distribusi cabai dari sentra produksi ke pasar tradisional membutuhkan biaya logistik yang cukup tinggi. Jika terjadi gangguan logistik atau keterlambatan pasokan dari luar Bali (seperti dari Jawa Timur atau daerah sentra produksi lainnya), maka ketersediaan cabai di pasar lokal akan berkurang. Kekurangan suplai ini sering membuat pedagang menaikkan harga jualnya untuk menutup biaya tambahan atau mengantisipasi risiko barang cepat rusak.

3. Permintaan Jelang Hari Besar

Permintaan cabai cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan seperti Nyepi, Ramadan, dan Lebaran. Pada periode tersebut, kebutuhan masyarakat untuk acara adat, masakan khas, dan konsumsi rumah tangga meningkat tajam. Pada periode menjelang Nyepi dan Lebaran 2025, laporan menunjukkan harga cabai rawit di Bali sempat menembus Rp120–Rp130 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal karena tingginya permintaan dan pasokan yang terbatas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diolah Dari Berbagai Macam Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pantauan Harga Cabai di Pasar Tradisional Bali: Update Terbaru, Tren Pekan Ini dan Faktor Penyebab

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!