Pemkab Jembrana menyiapkan lahan untuk para PKL sebagai upaya penataan kota (Humas Jembrana)
BALI - Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai menata kawasan kota dengan menyiapkan lokasi khusus bagi para pedagang kaki lima (PKL). Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ruang publik yang lebih tertib tanpa harus menghilangkan sumber penghidupan para pedagang.
Baca juga: Jadi Biang Kemacetan, Dishub Denpasar Tertibkan Truk Parkir Sembarangan di Kawasan Patung Titi Banda
Sejumlah PKL yang selama ini telah berjualan di sepanjang Jalan Ngurah Rai, sekitar Lapangan Dauhwaru, menyatakan siap untuk direlokasikan ke tempat baru yang sudah disiapkan pemkab. Lokasinya masih berada di area yang sama dan dinilai lebih strategis.
Pemkab Jembrana menyiapkan dua lahan untuk relokasi. Salah satunya merupakan aset milik Kementerian Keungan yang digunakan melalui skema perjanjian pinjam pakai, sementara lahan lainnya berada di sisi barat dan merupakan milik Pemerintah Provinsi Bali.
Kesiapan pedagang ini disampaikan langsung saat dialog bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat meninjau lokasi relokasi pada Senin (5/1). Para PKL menilai relokasi ini sebagai solusi yang saling menguntungkan karena tetap memberi ruang usaha sekaligus mengurangi kemacetan.
Baca juga: Lingkungan Lebih Hijau dan Rapi, Penataan Kawasan Jalan Cemara Dikebut
“Pada prinsipnya kami siap pindah, tempatnya juga tidak jauh, disebrangnya,” ujar salah satu pedagang.
Bupati Kembang menegaskan, pemerintah tidak sekedar memindahkan pegadang, tetapi juga menyiapkan lokasi dengan mempertimbangkan akses yang mudah, nyaman, serta potensi ekonomi. Pemkab juga berkomitmen melengkapi area relokasi dengan fasilitas pendukung seperti penerangan, air bersih, serta sistem kebersihan.
"Kebijakan relokasi ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban kota tanpa mematikan mata pencaharian para PKL," ungkapnya.
Selain meninjau lokasi PKL, Bupati Kembang juga mengecek perbaikan fasilitas publik di kawasan Gedung Ir. Soekarno, termasuk jogging track yang sebelumnya banyak dikeluhkan warga. Pembatas lintasan dan kolam yang rusak kini telah diperbaiki untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.
Baca juga: Pemprov Sulsel Dapat Penghargaan Penataan Ruang Laut Terbaik se-Indonesia
Tak hanya itu, penataan wajah depan Kebun Raya Jembrana juga turut diperhatikan, khususnya pada bagian tulisan agar lebih jelas dan mudah dibaca masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemerintah Kabupaten Jembrana