Bencana banjir di Bali. (Dok. Annisha Bharati)
BALI - Hujan deras yang mengguyur Bali sejak awal pekan ini menyebabkan banjir besar di sejumlah wilayah. Genangan air merendam permukiman, jalan raya, hingga fasilitas umum, membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan ribuan warga harus mengungsi ke tempat aman.
Baca juga: Penumpang Internasional Wajib Isi All Indonesia Mulai 1 September
Beberapa kabupaten dan kota yang terdampak antara lain Denpasar, Gianyar, Jembrana, Tabanan, hingga Klungkung. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai lebih dari dua meter, bahkan ada rumah warga yang ambruk dan akses jalan utama terputus.
Banjir ini juga menelan korban jiwa. Hingga kini, beberapa orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR, relawan, dan aparat gabungan terus melakukan evakuasi di tengah cuaca ekstrem yang masih berlanjut.
Menurut BMKG, hujan dengan intensitas tinggi dipicu oleh faktor cuaca dan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah bersama BNPB sudah menurunkan bantuan darurat, mulai dari evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan pokok, hingga pemulihan listrik di daerah yang terdampak.
Baca juga: Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwartir Daerah Bali di Kwartir Cabang Badung
Bencana ini menjadi peringatan bahwa Bali sebagai daerah pariwisata juga rentan menghadapi risiko alam. Masyarakat diminta tetap waspada, menjaga keselamatan, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang hingga kondisi kembali normal.
Baca juga: Bupati Adi Arnawa Buka Sabdha Kite Festival V 2025 Desa Pecatu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan