BALI - Pariwisata Bali kembali mencatat angka menggembirakan. Badan Pusat Statistik (BPS) Bali melaporkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara asal India mengalami peningkatan signifikan selama Mei 2025, dengan total kunjungan mencapai 67.995 wisatawan.
Menurut Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, angka ini naik drastis sebesar 36,93 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencatat 49.658 kunjungan. India pun menempati peringkat kedua negara dengan kunjungan tertinggi ke Bali pada bulan tersebut.
Uniknya, lonjakan ini terjadi bertepatan dengan musim menikah di India. “Kalau lihat di media-media, bulan Mei di India itu lagi musim menikah, mirip dengan tradisi kita saat ada ‘duwasa ayu’ (hari baik) untuk menikah. Jadi banyak pasangan yang datang ke Bali untuk bulan madu atau liburan,” jelasnya dalam keterangan pers di Denpasar, Selasa (1/7).
Meskipun faktor budaya seperti musim pernikahan tidak masuk dalam penghitungan statistik formal, BPS Bali menyoroti bahwa tren kunjungan wisata ke Bali memang sangat dipengaruhi oleh musim dan budaya negara asal wisatawan.Hal ini juga membuka peluang besar bagi pelaku industri pariwisata untuk mengoptimalkan momen-momen spesial seperti ini.
Baca juga: Nuanu Bali: Menyusuri Kota Kreatif Masa Depan di Tengah Alam Tabanan
Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa Bali masih menjadi destinasi favorit, terutama untuk wisata romantis dan bulan madu. Terlebih, India memang dikenal punya pasar yang besar untuk outbound tourism, dan Bali masih jadi salah satu destinasi impian mereka.
Dengan tren ini, pelaku pariwisata di Bali diharapkan bisa lebih adaptif dalam membaca pola musim liburan, budaya, hingga kebiasaan wisatawan mancanegara, terutama dari negara-negara dengan potensi besar seperti India.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung