Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 JULI 2026 • 11:15 WIB

Suara Senja Hidupkan Titik Nol Singaraja, Ruang Nongkrong Baru Anak Muda yang Penuh Kreasi

Suara Senja Hidupkan Titik Nol Singaraja, Ruang Nongkrong Baru Anak Muda yang Penuh KreasiHidupkan Titik Nol Singaraja, Suara Senja Jadi Wadah Ekspresi Kreatif Anak Muda Buleleng (adm buleleng)

BALI - Kawasan Titik Nol Kota Singaraja kini tak hanya menjadi tempat singgah atau lokasi favorit menikmati suasana sore. Setelah melalui penataan oleh pemerintah daerah, ruang publik di pusat kota ini perlahan bertransformasi menjadi destinasi baru bagi anak muda untuk berkumpul, berkarya, sekaligus menikmati suguhan musik dalam suasana yang santai dan terbuka.

Salah satu aktivitas yang mulai mencuri perhatian adalah Suara Senja, sebuah music session yang digelar setiap akhir pekan. Program ini lahir dari inisiatif komunitas anak muda kreatif yang melihat besarnya potensi Titik Nol Singaraja sebagai ruang bersama bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan ramainya pengunjung saat sore hingga malam hari, Suara Senja menghadirkan hiburan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi wadah bagi para talenta lokal untuk menunjukkan karya mereka.

Rajendra Siaga Tika, salah satu penggagas sekaligus gitaris dalam komunitas tersebut, mengatakan bahwa ide menghadirkan Suara Senja muncul dari keinginan untuk menghidupkan ruang publik melalui aktivitas yang positif. Menurutnya, Titik Nol Singaraja memiliki peluang besar berkembang menjadi pusat kreativitas yang mampu mempertemukan berbagai komunitas seni di Buleleng.

Baca juga: Gen Z "Teman Setia" Pay Later, Rela Utang Demi Tiket Konser hingga Gadget

Ia menjelaskan bahwa konsep yang diusung bersifat inklusif. Artinya, siapa pun memiliki kesempatan untuk tampil tanpa memandang latar belakang maupun pengalaman. Tidak hanya musisi, penyelenggara juga membuka peluang bagi berbagai bentuk pertunjukan seni lainnya seperti teater, paduan suara, hingga seni pertunjukan yang melibatkan komunitas lokal.

Ke depan, Suara Senja juga berencana menggandeng sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng untuk ikut berpartisipasi. Kesempatan tampil akan dibuka bagi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga SMA/SMK, sekaligus memberi ruang bagi musisi umum yang ingin memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Sejak pertama kali digelar, antusiasme masyarakat terus meningkat. Hingga kini, Suara Senja telah berlangsung sebanyak tiga kali dan akan kembali hadir pada akhir pekan mendatang. Konsistensi penyelenggaraan menjadi salah satu komitmen komunitas agar masyarakat memiliki alternatif hiburan yang mudah diakses tanpa harus meninggalkan pusat kota.

Baca juga: 17 Caption Singkat Tentang Senja dalam Bahasa Inggris yang Menyentuh Hati

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Suara Senja membawa harapan agar Titik Nol Singaraja berkembang menjadi ikon ruang publik kreatif di Buleleng. Melalui kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, dan masyarakat, kawasan ini diharapkan mampu menjadi tempat berkumpul yang nyaman, mendorong lahirnya karya-karya baru, sekaligus memperkuat identitas Singaraja sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas.

Dengan suasana yang hangat, akses yang mudah, dan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, Suara Senja menjadi bukti bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi lebih dari sekadar tempat beraktivitas. Ia juga dapat menjadi panggung bagi kreativitas, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan pengalaman menikmati seni yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Buleleng

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Suara Senja Hidupkan Titik Nol Singaraja, Ruang Nongkrong Baru Anak Muda yang Penuh Kreasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!