Ilustrasi Niat Taraweh (Chat GPT)
BALI - Bulan Ramadhan tidak hanya dikenal sebagai bulan di mana umat Islam menjalankan puasa dari terbit hingga terbenamnya matahari, tetapi juga menjadi momentum bagi umat untuk memperbanyak ibadah lain, salah satunya adalah sholat sunnah Tarawih. Sholat Tarawih merupakan ibadah yang secara khusus dilakukan pada malam hari selama bulan Ramadhan setelah sholat Isya. Secara harfiah, Tarawih juga disebut bagian dari sholat malam (Qiyam al-Lail), yang menunjukkan intensitas ibadah pada malam penuh berkah ini.
Bacaan Niat Sholat Tarawih: Arab, Latin, dan Artinya
Di dalam rukun sholat, niat merupakan bagian yang paling penting karena menjadi dasar diterimanya seluruh amalan ibadah. Niat tidak perlu diucapkan keras, cukup dilafalkan di dalam hati saat takbiratul ihram. Berikut beberapa bacaan niat yang umum dipakai:
a. Niat untuk Sendiri di Rumah
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni lillāhi ta‘āla
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
b. Niat Sebagai Makmum (Berjamaah)
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni ma’mūman lillāhi ta‘āla
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
c. Niat Sebagai Imam
Arab:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber