BALI - Kualitas sektor pendidikan di Kabupaten Tabanan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal ini tercermin dari hasil Rapor Pendidikan Tahun 2026 yang mencatat kenaikan nilai menjadi 82,69, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 81,46. Kenaikan sebesar 1,23 poin tersebut menempatkan Tabanan pada posisi kedua terbaik di Provinsi Bali, hanya terpaut tipis 0,05 poin dari Kota Denpasar yang berada di peringkat pertama.
Rapor Pendidikan sendiri merupakan alat ukur yang digunakan untuk menilai kualitas sistem pendidikan secara menyeluruh. Penilaian ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik siswa, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain seperti proses pembelajaran, pemerataan layanan pendidikan, kualitas pengelolaan sekolah, hingga kompetensi sumber daya manusia di lingkungan pendidikan. Secara keseluruhan, terdapat 15 indikator utama yang menjadi dasar penilaian.
Baca juga: Momen Haru Ambil Rapor: Anak Minta Ibunya Peluk Teman yang Kehilangan Sosok Ibu
Data dalam Rapor Pendidikan dihimpun dari berbagai sumber resmi berskala nasional. Di antaranya meliputi Asesmen Nasional, Survei Lingkungan Belajar, Data Pokok Pendidikan, hingga data dari Badan Pusat Statistik. Selain itu, sistem pendukung seperti platform guru dan tenaga kependidikan serta hasil akreditasi sekolah juga turut menjadi bagian dari penilaian.
Peningkatan capaian ini tidak terlepas dari penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan. SPM berperan penting dalam memastikan setiap daerah memenuhi standar dasar layanan pendidikan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan kesetaraan. Selain sebagai acuan layanan, SPM juga menjadi alat evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih perlu dibenahi.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menilai peningkatan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan di Tabanan. Menurutnya, keberhasilan ini patut disyukuri sekaligus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan ke depan.
Ia juga menegaskan bahwa kemajuan sektor pendidikan sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam mewujudkan Tabanan yang aman, unggul, dan madani. Pendidikan, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, serta mampu bersaing di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyebut capaian ini sebagai indikator bahwa layanan pendidikan di Tabanan sudah berada di jalur yang tepat. Bahkan, nilai yang diraih disebut telah melampaui rata-rata capaian SPM pendidikan di tingkat provinsi.
Baca juga: Prabowo Genjot Reformasi Pendidikan dan MBG, Fokus pada SDM dan Pemerataan Ekonomi
Meski demikian, pihaknya menegaskan pentingnya menjaga konsistensi sekaligus terus melakukan perbaikan. Upaya peningkatan kualitas pendidikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab berbagai tantangan yang ada.
Bagi masyarakat, capaian Rapor Pendidikan ini memiliki arti penting sebagai gambaran mutu layanan pendidikan yang diterima. Selain itu, data tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong transparansi dan pemerataan akses pendidikan. Dalam jangka panjang, peningkatan kualitas ini diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tmc.tabanankab