Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 05 MARET 2026 • 12:40 WIB

Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan, Wabup Jembrana Ajak ASN dan Warga Perkuat Toleransi

Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan, Wabup Jembrana Ajak ASN dan Warga Perkuat ToleransiWabup Ipat: Jadikan Kedekatan Perayaan Nyepi dan Idul Fitri Momentum Perkuat Toleransi di Jembrana (Humas Jembrana)

BALI - Perayaan dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan pada tahun 2026 dinilai sebagai momen penting untuk memperkuat kerukunan masyarakat. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat menjadikan peringatan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri sebagai bukti nyata kuatnya semangat toleransi di daerah tersebut.

Ajakan itu disampaikan saat ia memimpin apel rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (2/3). Di hadapan ratusan pegawai yang hadir, ia menilai bulan Maret tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan sejumlah momentum keagamaan penting.

Menurutnya, fenomena kalender di tahun ini membuat peringatan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu berdekatan dengan bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri bagi umat Islam. Situasi tersebut, kata dia, menjadi kesempatan baik untuk menunjukkan bahwa masyarakat Jembrana mampu hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghormati.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda ke-97, Momentum Tingkatkan Semangat Toleransi di Kota Jambi

Ia menyebut momen ini sebagai kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperlihatkan bahwa Jembrana dapat menjadi contoh nyata daerah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Oleh karena itu, ia berharap seluruh ASN maupun warga dapat menjaga sikap saling menghargai selama rangkaian hari raya berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Ipat itu juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan serta kepada umat Hindu yang bersiap menyambut Hari Suci Nyepi. Ia berharap perayaan dua momentum keagamaan tersebut dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga.

Menurutnya, toleransi tidak hanya sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap sehari-hari masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana kondusif sehingga masing-masing umat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

Selain itu, Ipat juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pegawai pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap ideologi negara dan semangat persatuan harus terus dipupuk agar keberagaman yang ada dapat menjadi kekuatan, bukan justru memicu perpecahan.

Baca juga: Gubernur Hidayat Ajak FKUB Babel Berperan Ciptakan Kerukunan dan Toleransi Antarumat

Penguatan wawasan kebangsaan, lanjutnya, sangat penting bagi ASN maupun pegawai non-ASN karena mereka merupakan bagian dari aparatur pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan memiliki pemahaman yang baik tentang nilai kebhinekaan dan persatuan, diharapkan mereka mampu menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan sosial.

Ia pun optimistis masyarakat Jembrana mampu melewati rangkaian perayaan hari besar keagamaan tahun ini dengan suasana yang aman dan damai. Menurutnya, tradisi saling menghormati yang selama ini telah terbangun menjadi modal besar bagi daerah tersebut untuk terus menjaga stabilitas sosial.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan daerah yang aman, sejahtera, dan penuh harmoni. Dengan semangat kebersamaan serta sikap saling menghargai, ia yakin Jembrana dapat terus berkembang sebagai wilayah yang damai dan bermartabat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemerintah Kabupaten Jembrana

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan, Wabup Jembrana Ajak ASN dan Warga Perkuat Toleransi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!