Jumat, 23 JANUARI 2026 • 13:40 WIB

Rekomendasi Playground Ramah Anak di Bali yang Aman dan Seru, Pilihan Wisata Keluarga

Author

Kid's Time at Peek A Boo Bali (nowbali.co.id)

BALI - Playground di Bali kini tak lagi sekadar ayunan dan perosotan sederhana. Banyak tempat bermain yang dirancang dengan standar keamanan tinggi, konsep edukatif, hingga fasilitas pendukung bagi orang tua. Mulai dari indoor playground modern di pusat kota hingga taman bermain outdoor yang menyatu dengan alam, semuanya hadir untuk menjawab kebutuhan keluarga lokal maupun wisatawan. Berikut ini ketujuh rekomendasi taman bermain ramah anak yang ada di Bali dan sekitarnya: 

Salah satu playground yang cukup dikenal di Denpasar adalah Gurita Playground & Board Game Cafe. Tempat ini menawarkan konsep bermain yang lengkap, mulai dari area trampolin, perosotan, kolam bola, hingga permainan peran yang melatih imajinasi anak. Keunggulan Gurita Playground terletak pada konsep ramah keluarga, di mana orang tua bisa bersantai di area kafe sambil tetap mengawasi anak-anak bermain dengan aman. Model seperti ini menjadi favorit keluarga urban yang menginginkan kenyamanan tanpa mengurangi waktu kebersamaan. 

Baca juga: Bosan Lari di GBK? Taman Bendera Pusaka Siap Jadi Spot Olahraga Baru di Jaksel!

Masih di kawasan Denpasar, Peek A Boo Reborn hadir sebagai salah satu indoor playground terbesar dan terlengkap. Area bermainnya luas dengan beragam wahana aktif seperti flying fox indoor, rainbow slide, dan trampolin. Karena berada di dalam ruangan, tempat ini sering dipilih sebagai alternatif bermain saat cuaca kurang bersahabat. Selain itu, lantai berlapis matras empuk dan pengawasan petugas membuat orang tua merasa lebih tenang saat anak-anak bereksplorasi.

Bergeser ke wilayah Canggu, Mai Main Playground menawarkan pengalaman bermain yang sedikit berbeda. Playground ini memadukan area indoor dan outdoor, sehingga anak-anak bisa merasakan kebebasan bergerak sekaligus stimulasi edukatif. Tidak hanya fokus pada permainan fisik, Mai Main juga menghadirkan aktivitas yang mendorong kreativitas dan interaksi sosial. Dengan fasilitas restoran di area yang sama, tempat ini cocok dijadikan destinasi liburan keluarga setengah hari.

Masih di Canggu, Parklife Bali menjadi contoh bagaimana playground bisa dikemas dalam konsep modern dan santai. Tempat ini menggabungkan area bermain anak dengan kafe dan ruang aktivitas keluarga. Anak-anak dapat bermain di area khusus yang aman, sementara orang tua menikmati waktu santai tanpa harus berjauhan. Parklife juga sering mengadakan kegiatan edukatif ringan, menjadikannya lebih dari sekadar tempat bermain biasa.

Untuk keluarga yang lebih menyukai aktivitas luar ruang, Mookiland Family Park di Kerobokan menawarkan playground outdoor dengan area luas. Anak-anak dapat berlari bebas, mencoba wahana panjat, hingga arena permainan fisik yang melatih motorik. Keunggulan tempat ini adalah suasana alam terbuka yang membuat anak tidak cepat bosan. Sementara itu, orang tua dapat menikmati pemandangan hijau dan fasilitas restoran yang tersedia di area yang sama.

Baca juga: Taman Lili Suheri Disulap Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda Medan

Selain playground berbayar, Bali juga memiliki taman kota yang ramah anak dan dapat diakses secara gratis. Taman Janggan Renon di Denpasar menjadi salah satu ruang publik favorit keluarga. Dengan fasilitas bermain dasar seperti ayunan, perosotan, dan area panjat, taman ini menjadi tempat bermain santai yang aman dan nyaman. Pepohonan rindang membuat suasana tetap sejuk, sehingga cocok untuk aktivitas sore hari bersama keluarga.

Di kawasan Sanur dan Denpasar, Kids SoHo Playground hadir sebagai pilihan indoor playground yang lebih fokus pada anak usia balita hingga usia sekolah dasar. Area bermainnya dirancang dengan tingkat keamanan tinggi, menggunakan bantalan empuk dan permainan yang ramah anak kecil. Lokasinya yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan membuat tempat ini praktis untuk keluarga yang ingin menggabungkan waktu bermain anak dengan aktivitas lain.

Keberagaman playground di Bali menunjukkan adanya perubahan pola wisata dan gaya hidup masyarakat. Orang tua kini semakin sadar akan pentingnya ruang bermain yang aman dan berkualitas bagi tumbuh kembang anak. Playground tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian dari pengalaman liburan yang utuh.

Dari sisi keamanan, sebagian besar playground di Bali telah menerapkan standar dasar seperti lantai empuk, pembagian zona usia, serta pengawasan petugas. Meski demikian, orang tua tetap disarankan untuk menyesuaikan pilihan playground dengan usia dan karakter anak. Indoor playground umumnya cocok untuk balita dan anak usia dini, sementara playground outdoor lebih ideal bagi anak yang aktif dan menyukai ruang gerak luas.

Baca juga: Pertama di Babel, BKKBN Resmikan Taman Bermain Anak, Orang Tua Tenang Bekerja, Anak Ceria

Secara keseluruhan, Bali kini tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam dan budaya, tetapi juga sebagai daerah yang ramah anak dan keluarga. Kehadiran playground yang aman, seru, dan variatif memperkaya pilihan aktivitas liburan, sekaligus menciptakan pengalaman bermain yang bermakna bagi anak-anak. Bali membuktikan bahwa liburan keluarga tak harus selalu tentang pantai dan foto estetik, tetapi juga tentang ruang aman bagi anak untuk tumbuh, bermain, dan belajar dengan gembira.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU