Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 14:30 WIB

Mengintip Gedung Tertinggi di Bali dan Alasan Pulau Ini Tidak Ada Gedung-Gedung Pencakar Langit Lainnya

Mengintip Gedung Tertinggi di Bali dan Alasan Pulau Ini Tidak Ada Gedung-Gedung Pencakar Langit LainnyaTuryapada Tower, Wisata Baru Anti Mainstream dengan Teknologi Modern dan Keindahan Alam Bali (bali.viva.co.id/Adinda Dwi Zuhrotun Nisa’)

BALI - Pulau Bali dikenal sebagai destinasi wisata dunia dengan panorama alam, budaya, dan tata ruang yang khas. Namun, berbeda dari kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, Bali tidak memiliki gedung pencakar langit yang menjulang tinggi. Di balik keunikan itu, terdapat kombinasi antara regulasi ketat, nilai budaya, hingga pertimbangan lingkungan yang membentuk wajah skyline Bali hingga hari ini.

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur dan modernisasi pariwisata, Bali tetap mempertahankan identitasnya.

Salah satu faktor utama yang membuat Bali tidak memiliki gedung pencakar langit adalah regulasi resmi pemerintah daerah. Dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 yang kemudian diperbarui dalam RTRW 2023–2043, tinggi bangunan dibatasi maksimal sekitar 15 meter atau setara 4 lantai.

Baca juga: Jeddah Tower, Calon Gedung Tertinggi di Dunia yang Akan Jadi Ikon Wisata Global Arab Saudi

Batas ini sering dianalogikan sebagai “tidak boleh lebih tinggi dari pohon kelapa”. Filosofi tersebut bukan sekadar aturan teknis, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya Bali.

Selain itu, ada pengecualian untuk bangunan tertentu seperti rumah sakit, fasilitas keselamatan, hingga menara telekomunikasi, namun tetap melalui kajian ketat.

Meski tidak memiliki skyscraper, Bali tetap memiliki beberapa bangunan yang tergolong tinggi dalam konteks lokal.

1. Bali Beach Hotel (Sanur)

Bangunan ini menjadi ikon sekaligus “anomali” dalam skyline Bali. Dengan 10 lantai, hotel ini merupakan bangunan tertinggi di Bali yang masih digunakan hingga kini.

Hotel ini dibangun pada era Presiden Soekarno pada 1960-an, sebelum aturan pembatasan tinggi bangunan diberlakukan. Karena itu, keberadaannya menjadi pengecualian historis. Berfungsi sebagai Hotel bintang lima serta Pusat akomodasi wisata internasional.

Baca juga: 6 Destinasi Wisata Religi Muslim di Jakarta: Menemukan Kedamaian di Balik Gedung Pencakar Langit!

2. Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Meski bukan gedung, struktur ini termasuk salah satu yang tertinggi di Bali. Patung ini menjadi landmark budaya sekaligus destinasi wisata utama. Memiliki kegunaan sebagai, Ikon budaya dan religi hingga Destinasi wisata dan event. 

3. Tower Turyapada

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengintip Gedung Tertinggi di Bali dan Alasan Pulau Ini Tidak Ada Gedung-Gedung Pencakar Langit Lainnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!