Puskesmas II Denpasar (kanalbali.id)
BALI - Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) memang dirancang untuk menjawab kebutuhan layanan medis dasar. Mengacu pada sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia, puskesmas berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan promotif, preventif, hingga kuratif ringan. Artinya, mulai dari imunisasi, cek tekanan darah, pemeriksaan ibu hamil, hingga pengobatan flu dan demam bisa ditangani di sini. Sebagian besar juga telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Di Provinsi Bali (Indonesia), jaringan puskesmas tersebar merata di sembilan kabupaten/kota. Berikut beberapa puskesmas yang bisa menjadi rujukan ketika butuh penanganan darurat ringan atau layanan umum tanpa ribet.
Untuk kondisi darurat berat, pasien biasanya akan dirujuk ke rumah sakit rujukan seperti RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (dulu dikenal sebagai RSUP Sanglah) yang memiliki IGD 24 jam lengkap. Namun, beberapa puskesmas tertentu di Denpasar sudah dilengkapi layanan UGD terbatas untuk penanganan awal.
Baca juga: Dua Pohon Cemara Tumbang di Puskesmas Cakung Berhasil Dievakuasi Tanpa Ganggu Layanan
Beberapa puskesmas di Gianyar juga memiliki layanan kegawatdaruratan terbatas 24 jam, terutama untuk penanganan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit kabupaten. Selain Ubud, terdapat Puskesmas Sukawati I dan II, Blahbatuh I dan II, serta Gianyar I dan II yang menjangkau kecamatan-kecamatan lain.
Mayoritas puskesmas di Gianyar telah terdaftar sebagai fasilitas BPJS, sehingga peserta bisa memanfaatkan layanan tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan.
Puskesmas Gerokgak I dan II, Puskesmas Seririt I, II, dan III, serta Puskesmas Busungbiu. Di kecamatan tertentu, tersedia puskesmas dengan layanan 24 jam untuk menangani kasus darurat ringan seperti kecelakaan kecil, demam tinggi, atau luka terbuka sebelum dirujuk.
Karena jarak antarwilayah di Buleleng cukup luas, keberadaan puskesmas sangat vital sebagai titik layanan kesehatan terdekat sebelum pasien dibawa ke rumah sakit rujukan di Singaraja.
Di Kabupaten Tabanan, puskesmas tersebar di kecamatan seperti Selemadeg, Kerambitan, dan Tabanan Kota. Layanan yang tersedia relatif standar yakni pemeriksaan umum, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, serta program pengendalian penyakit.
Baca juga: Viral Pasien Puskesmas Bontomarannu Ditolak karena Telat 1 Menit, Dinkes Gowa Sebut Sesuai SOP
Sementara di Kabupaten Bangli, puskesmas seperti Bangli I, Bangli Utara, Susut I dan II, serta Kintamani menjadi penopang layanan kesehatan di daerah dataran tinggi. Mengingat kontur wilayah yang berbukit, keberadaan puskesmas di tiap kecamatan sangat membantu masyarakat agar tidak perlu langsung ke rumah sakit.
Layanan Umum yang Tersedia
Secara umum, hampir semua puskesmas di Bali menyediakan:
Untuk IGD 24 jam, tidak semua puskesmas memilikinya. Biasanya hanya puskesmas tertentu yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Jika kondisi pasien tergolong berat misalnya sesak napas berat, kecelakaan serius, atau serangan jantung maka akan langsung dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber