BALI - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali menggencarkan upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat lewat program Safari Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar tahun 2026.
Pelaksanaan Safari Kesehatan terbaru digelar di Banjar Buaji, Desa Penatih Dangin Puri, wilayah Denpasar Timur, pada Kamis (16/4) pagi. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA. Ayu Agung Candrawati, yang hadir bersama jajaran terkait, termasuk perwakilan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta unsur masyarakat setempat.
Baca juga: Wakapolda Jambi Tinjau Pelaksanaan Tes Kesehatan Awal Seleksi Akpol di Asrama Haji
Dalam keterangannya, Kadiskes Denpasar menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat total 12 titik lokasi Safari Kesehatan yang direncanakan. Hingga pertengahan April, kegiatan tersebut telah terlaksana di enam lokasi, dengan target menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah kota.
Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan secara terpadu dan menyeluruh, sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan medis dasar. “Safari kesehatan ini diharapkan mampu memberikan layanan yang komprehensif sekaligus mendekatkan fasilitas kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan ini. Tim dari UPTD Puskesmas II Denpasar Timur memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan umum, skrining penyakit tidak menular (PTM), hingga layanan kesehatan gigi. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh obat-obatan serta vitamin sesuai kebutuhan.
Tidak hanya itu, sejumlah mitra turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. PMI Kota Denpasar membuka layanan donor darah, sementara BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menghadirkan layanan informasi dan administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Layanan lain seperti fisioterapi dari YPK Bali serta pemeriksaan mata dari John Fawcett Foundation Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kuratif, tetapi juga edukasi kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan diharapkan semakin meningkat.
Pemerintah Kota Denpasar pun berharap kegiatan Safari Kesehatan ini mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Upaya ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Denpasar